Berita

Demokrat Tak Bisa Dibubarkan kalau Betul Anas Gunakan Dana APBN

RABU, 10 AGUSTUS 2011 | 11:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Nyanyian mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin soal pemenangan Anas Urbaningrum pada Kongres Partai Demokrat di Bandung tahun lalu ditunggu publik kejelasannya, apakah betul atau tidak. Tapi, dipastikan, kalau pun memang Anas terbukti gunakan dana dari proyek wisma atlet SEA Games dan Hambalang, Partai Demokrat tidak bisa dibubarkan.

"Nggak lah," kata pengamat hukum tata negara Refly Harun kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 10/8).

Partai Demokrat tidak bisa dibubarkan karena pernyatan Nazaruddin itu tidak terkait dengan aktivitas partai. Tapi pernyataan itu hanya terkait dengan pemenangan Anas, sekali lagi, kalau memang nyanyian Nazaruddin itu betul.


"Maka kalau terjadi tindak pidana korupsi, maka orang yang terlibat itu yang harus bertanggung jawab. Jadi sifatnya individual responsibility. Jadi kalau terlibat dua (orang) dua yang diproses, kalau tiga, tiga. Tapi tidak berpengaruh secara hukum terhadap partai," jelas Refly.

Paling kata Refly, fakta bahwa Anas gunakan dana APBN untuk kemenangannya, kalau memang betul, hanya berpengaruh secara politik. Citranya, yang selama ini mengklaim sebagai partai cerdas, bersih, dan santun, bakal tercoreng. "Tapi itu soal lain," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya