Berita

sby/ist

Oposan Garap Isu Pencitraan Agar SBY Tidak Bisa Bekerja

SELASA, 09 AGUSTUS 2011 | 16:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kita semua sadar, bahwa negara Indonesia saat ini masih memiliki berbagai persoalan dan tantangannya. Tentu tidak sederhana untuk mengatasinya. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat ini sangat responsif dan tegas dalam mengatasi berbagai persoalan yang ada. Adalah hal tidak benar jika SBY hanya mementingkan citra.

Demikian disampaikan Sekjend Front Pemuda (FP) '98, Wahab Talaohu di Jakarta (Selasa 9/8).

Wahab menyampaikan hal tersebut menanggapi pertemuan 45 tokoh di yang digelar di Hotel Four Season, Jakarta kemarin malam. Ke 45 tokoh tersebut meminta DPR mengambil langkah politik untuk segera mengakhiri kekuasaan SBY-Boediono. Menurut mereka, kepemimpinan SBY sudah terbukti tidak mampu dan secara moral sudah tidak patut untuk menyelenggarakan negara dan kekuasaan pemerintahan.

"Isu pencitraan terus menerus dihembuskan oleh oposan untuk membangun opini publik agar SBY tidak bekerja serius. Tujuannya ya satu, untuk mendapatkan dukungan dan mendelegitimasi pemerintahan yang sah," kata Wahab.

Masih menurut Wahab, realitasnya justru SBY adalah presiden yang fokus bekerja untuk rakyat dan tetap menghormati kritikan-kritikan. Dalam sistem demokrasi kritikan sangat dibenarkan.

"Memaksakan kehendak apalagi mendesak mundur Pemerintahan saat ini tentu sangat bertentangan dengan konstistusi," katanya. [dem]


Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya