Berita

m. Nazarudin/ist

Bukan Mustahil Nazaruddin akan Dihabisi

SELASA, 09 AGUSTUS 2011 | 10:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar keselamatan M. Nazaruddin dijamin harus dijalankan oleh aparat Kepolisian, jika memang orang yang bernama Syahruddin yang tertangkap di Cartagena, Kolombia itu adalah benar-benar tersangka kasus suap Sesmenpora tersebut.

"(Karena) bukan musthil yang bersangkutan akan dihabisi pihak-pihak tertentu yang terlibat kasus (dengan Nazaruddin)," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane pagi ini.

Sejalan dengan itu, IPW berharap Polri dapat bekerja sama dengan KPK untuk mengungkap semua kasus yang sudah dipaparkan Nazaruddin, termasuk kasus aliran dana ke petinggi Polri.


"Jika terbukti ada petinggi Polri menerima aliran dana dari Nazar, KPK harus segera memprosesnya dan membawanya ke pengadilan Tipikor," kata Neta.

Neta mengingatkan, setelah Nazar tertngkap Polri harus pula serius memburu dan menangkap buronan Interpol Nunun Nurbaetie, meski tersangka kasus Mirandagate itu istri mantan Waka Polri, Komjen (purn) Adang Daradjatun.

Sebelumnya, petinggi Polri yang disebut-sebut menerima aliran dana dari Nazaruddin adalah Komjen (purn) Ito Sumardi, semasa masih menjabat Kabareskrim. Hal ini terkait dengan terkuaknya bukti pengeluaran dari perusahaan Nazar ke Ito. Ito sendiri membantah hal tersebut. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya