Berita

12 Anggota Kongres AS: Konstitusi Baru Bawa Kemajuan yang Signifikan

SELASA, 09 AGUSTUS 2011 | 04:58 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Sebanyak 12 anggota Kongres Amerika Serikat memuji konstitusi baru yang dihasilkan dalam referendum tanggal 1 Juli lalu.

Menurut ke-12 anggota Kongres AS ini, draf referendum yang disusun badan konstituante itu membawa berbagai kemajuan yang signifikan dan memperkuat pondasi demokrasi Maroko. Badan konstituante tersebut dipilih Raja Muhammad VI, terdiri dari sejumlah pakar dan cendekiawan dan melibatkan berbagai stake holders kerajaan yang terletak di ujung barat Afrika Utara itu.

“Reformasi sosial dan politik yang dihasilkan dalam referendum itu merepresentasikan kemajuan yang signifikan dalam mencapai pemerintahan perwakilan yang efisien,” demikian antara lain tertulis dalam sepucuk surat yang dikirimkan untuk Raja Muhammad VI.

Surat itu ditandatangani oleh Steve Cohen dari Tennessee, Mario Diaz-Balart dari Florida, Gary Ackerman dari New York), Michael Grimm dari New Yok, Sheila Jackson Lee dari Texas, Billy Long dari Montana, James Moran dari Virginia, Christopher Murphy dari Connecticut, Charles Rangel dari New York), Dennis Ross dari Florida, Loretta Sanchez dari Kalifornia, dan Heath Shuler dari Karolina Utara.

“Reformasi konstitusi ini akan membuat Kerajaan Maroko mencapai sukses sebegai negara demokratis dan lebih mengedepankan prinsip kemanusiaan dalam melayani rakyat,” tulis mereka lagi.

Ke-12 anggota Kongres AS itu juga menyambut pembentukan Dewan Nasional untuk HAM dan Dewan Sosial Politik yang keberadaannya dijamin dalam konstitusi baru. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya