Berita

Olga Syahputra

Blitz

Ditegur KPI, Olga Cuek

SENIN, 08 AGUSTUS 2011 | 02:11 WIB

RMOL. Program acara TV Saatnya Kita Sahur (SKS) yang dipandu Olga Syahputra dan komedian lainnya ditegur Komisi Pe­nyiaran Indonesia (KPI). Menurut KPI, program itu banyak menggunakan kata kasar dan menghina.

“Misalnya, tokoh Minus itu dikatakan keranjang dodol lah, atau cumi saus tiram lah dan banyak lagi yang menghina fisik. Ini penghinaan yang luar biasa dan tidak boleh terjadi di lembaga penyiaran,” beber Wakil Ketua KPI, Nina Mutmain­nah di Jakarta, akhir pekan lalu.

Bagi Olga dan SKS, ini merupakan surat teguran kedua setelah tahun lalu KPI juga melakukan teguran serupa. Namun, teguran itu seperti tak digubris karena masih saja ada pelanggaran terhadap aturan dan pedoman KPI.


Sikap serupa dinyatakan Olga yang terkesan cuek bebek.

“Olga sangat bersyukur bisa menghibur pemirsa saat sahur. Niat Olga baik, nggak ada apa-apa,” ujar Olga.

Olga menjelaskan, ada perbedaan gaya lawakannya antara tahun ini dengan kemarin. “Saat ini SKS lebih elegan, kalau tahun lalu sering main stereofom dan dorong-dorongan, sekarang cuma kata-kataan saja,” jelasnya.

Selain itu, banyak anggota baru yang terlibat dalam acara SKS sehingga Olga harus beradaptasi dengan anggota yang baru. “Perbedaan SKS juga dengan hadir­nya orang-orang baru. Jadi Olga harus lebih dekat lagi walau mereka juga pela­wak,” tandasnya.  [rm]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya