Berita

amien rais

Amien Rais Beberkan Tiga Kebobrokan KPK

JUMAT, 05 AGUSTUS 2011 | 08:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Amien Rais memaklumi gagasan Ketua DPR Marzuki Alie tentang pembubaran KPK. Mantan Ketua MPR itu yakin Marzuki Alie memiliki argumentasi sehingga menyatakan usulan, yang kemudian mendatangkan polemik besar tersebut.
 
"Pak Marzuki Alie meminta apa seperti itu, tentu juga ada motivasi, ada
alasannya juga. Jadi KPK ini kalau bisa dibenahi, benahi lah. Kalau tidak, kita sebaiknya berfikir ulang," kata Amien Rais pagi ini.

Amien pun membeberkan tiga kebobrokan KPK. Pertama, kata Amien, KPK tebang pilih dalam menangani kasus korupsi. Sehingga kendali politik lah yang menentukan kasus apa yang akan diusut.

Amien pun membeberkan tiga kebobrokan KPK. Pertama, kata Amien, KPK tebang pilih dalam menangani kasus korupsi. Sehingga kendali politik lah yang menentukan kasus apa yang akan diusut.

"Kedua, yang diusut adalah small think. Bank Century (kasus) besar, mundur. Gayus besar, mundur. Pertambangan itu gudang korupsi, mundur. Tapi kalau (kasus) mesin jahit, sarung, mobil pemadaman kebakaran baru diurus," kata Amien.

Ketiga dan ini yang paling utama adalah tentang dugaan KPK adalah sarang markus. Menurut Amien, kasus pertemuan beberapa pimpinan KPK dengan Nazaruddin dan sejumlah elit Demokrat adalah bagai gunung es.

"Masfioso di KPK sudah sangat banyak. Markus, alhamdulillah juga sangat banyak," bebernya.

Kenapa Anda mengatakan di KPK banyak markus? Kata Amien, 80 persen pegawai KPK berasal dari Kejaksaan dan Kepolisian. Nah, selama ini dua lembaga penegak hukum itu disebut-sebut bobrok karena itulah KPK didirikan.

"Kok setelah digabungkan (Kejaksaan dan Kepolisian di KPK, KPK) jadi bagus. Logika apa ini," katanya mempertanyakan di TVOne. zul

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya