Berita

azis syamsuddin/ist

Didera Konflik Internal, KNPI Raih Prestasi Internasional

JUMAT, 05 AGUSTUS 2011 | 00:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Didera sengketa kepemimpinan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menorehkan prestasi. Wakil Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Abhiram Singh Yadav terpilih sebagai Wakil Ketua Umum (Vice Chairman) Commitee for ASEAN Youth Cooperation (Komite Kerjasama Pemuda ASEAN), wadah kepemudaan resmi di bawah Asean dan tercantum dalam Asean Charter.

Torehan prestasi Abhiram Singh di CAYC merupakan yang terbaik sejak lebih dari 25 tahun terakhir bagi pemuda Indonesia di ajang Asean. Dan tentunya, prestasi tersebut merupakan prestasi tersendiri  bagi DPP KNPI di bawah kepemimpinan  Aziz Syamsuddin (Ketua), Sayed Muhammad Mulyadi (Sekjen) dan Tri Hanurita (Bendahara Umum).

"CAYC sangat penting bagi Indonesia guna memiliki bargaining power yang kuat di kalangan negara-negara Asean. Prestasi ini sejalan dengan keketuaan Indonesia di Asean pada tahun ini," ujar Aziz Syamsuddin menanggapi prestasi kepemudaan di bawah kepemimpinannya, dalam keterangan persnya di Jakarta (Kamis, 4/08).


CAYC merupakan wadah kepemudaan yang terdiri dari 10 negara Asean. KNPI merupakan stakeholder resmi di dalamnya. Abhiram sendiri telah mengusulkan dan mengarahkan beberapa kebijakaan baru termasuk revisi terhadap AD/ART yang lama. Pada 2010, Abhiram pernah dianugrahi penghargaan Tayo Asean Award dengan didampingi secara resmi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan pihak Kementerian Luar Negeri. Selain itu, Abhiram juga dianugrahi gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari Keraton Surakarta Juni lalu.

"Melalui CACY saya akan mengembankan misi dalam meningkatkan optimalisasi peran pemuda Indonesia di kawasan regional ini," ucap Abhiram saat dikonfirmasi.

Abhiram menyesali konflik internal yang terjadi di tubuh KNPI. Abhiram meminta Menteri Pemuda dan Olahraga untuk bersikap tegas guna menyelesaikan masalah dualisme kepemimpinan KNPI yang sedang terjadi.

"Menpora jangan diam saja atau seolah sengaja memelihara konflik yang terjadi. Ketegasannya untuk segera menggelar kongres bersama merupakan cara merekatkan kembali para pemuda yang berhimpun di KNPI," cetusnya.

Dikatakan Abhiram, gerakan OKP melalui Komite Normalisasi Konsolidasi Pemuda Indonesia (KNKPI) adalah bukti kuat keinginan para pemuda menyelesaikan masalah dua kepemimpinan di KNPI.

"OKP-OKP sudah berulang kali menyampaikan keinginan mereka. Namun pihak Kemenpora melalui Deputi I Bidang Kepemudaan, Alfitra Salam sengaja mengulur-ulur apa yang diinginkan pemuda. Tidak ada alasan jika Menpora tidak mendukung usaha kongres bersama oleh pemuda melalui KNKPI," demikian Abhiram. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya