Berita

syahganda nainggolan/ist

Indonesia Semakin Hancur kalau Sri Mulyani jadi Presiden

RABU, 03 AGUSTUS 2011 | 16:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Setelah reformasi, Indonesia terjerambab ke dalam sistem atau ideologi free market democracy. Realisasi dari ide-ide free market democracy inilah sebenarnya yang membuat cita-cita mensejahterakan rakyat Indonesia tidak tercapai. Di Indonesia, salah satu pentolan penganut dan praktisi free market democracy ini adalah Sri Mulyani Indrawati.

"Kalau kita malah memuja atau berharap tokoh seperti Sri Mulyani yang akan jadi tokoh besar ke depan, ini berarti kita setuju dengan apa yang terjadi sekarang. Yang terjadi sekarang ini karena orang-orang seperti Sri Mulyani yang mengendalikan perekonomian nasional, meskipun Sri Mulyani saat ini sudah tidak di pemerintahan lagi," kata pengamat ekonomi-politik Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online petang ini.

Syahganda menjelaskan, perekonomian Indonesia saat ini tidak mencerminkan realitas sesungguhnya bagaimana kondisi riil masyarakat. Meski memang, dan hal itu yang sering dibangga-banggakan pemerintahan, pertumbuhan gross domestic product atau GDP semakin naik.


"Pertumbuhan GPD itu hanya mencerminkan produksi segelintir penguasa ekonomi kita atau segelintir konglemerat kita. Jumlah pengangguran sebenarnya kan tidak berkurang,"jelasnya.

Badan Pusat Statistik memang mencatat bahwa jumlah pengangguran berkurang. Karena BPS memandang setiap rakyat yang keluar rumah dan bekerja satu jam seminggu, masuk dalam kategori bekerja. Makanya, yang diklaim adalah berkurangnya angka pengangguran terbuka.

"Kalau kita (lihat) di jalanan, mungkin dulu tukang ojek jumlahnya ada 10, sekarang 50. Kemudian jumlah pak ogah bertambah. Padahal, kita harus berpikir kualitas pekerja itu bagaimana. Masak tukang ojek dan pak ogah kita catat sebagai keberhasilan pengurangan pengangguran. Nah inilah refleksi dari GDP yang tidak bagus, cuman didorong segelintir elit konglomerat," katanya dengan nada menguggat.

Selain itu, masih kata Syahganda, klaim pertumbuhan ekonomi pemerintah ini juga tidak memberikan kepastikan soal sustainability atau keberlanjutan pembangunan untuk anak cucu. Karena pertumbuhan ekonomi didorong lewat eksplorasi secara besar-besaran terhadap sumber daya alam, yang juga dinikmati oleh segelintir elit.

"Generasi mendatang pakai apa untuk membangun negera ini. Jadi pertumbuhan (ekonomi) itu hasil dari eksplorasi besar-besaran terhadap ini (tambang dan sumber daya alam). Ini bukan pertumbuan yang kita banggakan," tegasnya.

Karena itu dia memastikan kalau Sri Mulyani yang akan memimpin negeri ini, Indonesia akan semakin hancur dan masyarakat akan semakin jauh dari cita-cita mendapatkan akses kesejahteraan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya