ilustrasi
ilustrasi
DALAM rangka menyemarakkan dan menggembirakan kedatangan bulan suci Ramadhan, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyelenggarakan Festival Seni Budaya Islam dengan menjalin kerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Islam Iran.
Pembukaan Festival tersebut dihadiri oleh Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Dutabesar Iran Mahmoud Faranzadeh, AM Fatwa dan sejumlah tamu undangan lain dari keluarga besar Pemuda Muhammadiyah.
Festival Budaya Islam ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat khazanah kebudayaan Islam yang berasal dari Iran. Festival ini akan menampilkan pameran kaligrafi dan kesenian Al-Quran, haflatul Quran qari Iran dan Indonesia, parade nasyid Iran dan Indonesia, pameran buku-buku Islam, dan pemutaran film-film Islam asal Iran. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al Isra Jalan Tanjung Duren Raya, Jakarta Barat yang berlangsung dari tanggal 1-3 Ramadan 1432 H.
"Kita sering sekali mengagumi kebudayaan-kebudayaan Barat dan melupakan kebudayaan-kebudayaan Islam. Padahal, kekayaan kebudayaan Islam sudah sangat terkenal sejak ribuan tahun lalu. Dan Iran adalah tempat yang paling baik untuk mengeksplorasi kebudayaan tersebut. Di sinilah letak signifikansi kegiatan ini dilaksanakan,†kata Saleh P. Daulay.
Sementara itu, Din sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Dia menilai bahwa kegiatan ini dapat dijadikan sebagai alternatif dalam memerangi krisis moral di tengah masyarakat.
"Krisis moral yang terjadi di tengah masyarakat dapat diperbaiki dengan memperbaiki kebudayaannya. Oleh karena itu, Muhammadiyah sangat berterima kasih kepada kedutaan Iran yang telah menjalin kerjasama dengan PP. Pemuda Muhammadiyah,†demikian disampaikan Din Syamsuddin.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Duta Besar Iran, Mahmoud Faranzadeh. Dia menilai kerjasama dalam bidang budaya ini dapat dilanjutkan lebih jauh dalam bidang-bidang lain seperti pendidikan, ekonomi, politik, dan lain-lain.
"Kerjasama ini tentu akan memperdalam kesepahaman antara masyarakat Muslim Indonesia dan masyarakat Muslim Iran. Kesepahaman ini tentu akan membuahkan kerjasama dalam segala bidang yang pada akhirnya dapat menaikkan martabat kedua negara,†ujar Mahmoud Faranzadeh.
Sementara itu, Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa melalui kegiatan ini Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah telah menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang diperhitungkan. Dia mengajak komponen organisasi pemuda lain untuk mencontoh prakarsa Pemuda Muhammadiyah ini.
"Bila Pemuda Muhammadiyah mampu melaksanakan kegiatan semacam ini, saya yakin Pemuda Muhammadiyah pasti mampu juga memprakarsai penanaman pohon di seluruh Indonesia. Karena penanaman pohon juga merupakan salah satu strategi kebudayaan dalam membangun masa depan Indonesia,†demikian Zulkifli Hasan. [zul]
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 00:15
Selasa, 28 April 2026 | 00:04
Senin, 27 April 2026 | 23:46
Senin, 27 April 2026 | 23:24
Senin, 27 April 2026 | 23:10
Senin, 27 April 2026 | 22:30
Senin, 27 April 2026 | 22:28
Senin, 27 April 2026 | 22:11
Senin, 27 April 2026 | 22:11
Senin, 27 April 2026 | 22:06