Berita

ilustrasi

Sekab Dipo Alam Diultimatum dan Dianggap Angin Sepoi-sepoi

MINGGU, 31 JULI 2011 | 18:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekretaris Kabinet Dipo Alam disarankan untuk meninggalkan jabatan publik yang sedang didudukinya itu bila mempertahankan kebiasaan mengumbar pernyataan yang tidak mendidik yang membuat jijik.

Menurut pengamatan Pemuda Muhammadiyah, sudah beberapa kali Dipo Alam menyampaikan pernyataan yang tidak pantas, khususnya yang dialamatkan kepada pimpinan Muhammadiyah. Dipo Alam pernah menyebut Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bagaikan gagak hitam dan kodok yang mengembang.

Belakangan, Dipo Alam dikhawatirkan tengah berusaha memecah belah Muhammadiyah dengan mengatakan bahwa banyak warga Muhammadiyah yang tidak mendukung Din Syamsuddin.


“Pernyataan seperti ini tidak pantas disampaikan pejabat publik seperti Dipo Alam. Sama sekali tidak tercermin sikap kenegarawanan di balik pernyataannya itu,” ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh P. Daulay, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Minggu sore, 31/7).

Saleh mengingatkan bahwa sikap Muhammadiyah terhadap pemerintah sudah jelas yakni loyal, partisipatif dan kritis. Ini maksudnya, Muhammadiyah akan selalu mendukung pemerintah selama pemerintah tidak melanggar konstitusi. Bagian ini yang harus dipahami Dipo Alam baik-baik.

“Dipo kelihatannya adalah orang yang berlebihan membela SBY. Sampai-sampai dia mau menyerang orang, dalam hal ini Din Syamsuddin, secara personal dengan menggunakan istilah-istilah yang tidak pantas, tidak mendidik dan membuat jijik,” kata Saleh lagi.

“Saya meminta agar Saudara Dipo Alam tidak terjebak dan mengkultuskan SBY lalu mengeluarkan pernyataan yang menyerang pimpinan dan tokoh Muhammadiyah. Kami mewanti-wanti Dipo Alam untuk menertibkan pernyataan-pernyataannya yang membuat panas suasana,” sambungnya.

Saleh juga meminta agar Din Syamsuddin tidak menanggapi pernyataan Dipo Alam dan tetap berpihak pada kepentingan umat. Anggaplah Dipo Alam ini hanya angin sepoi-sepoi yang menambah semangat melakukan amal ma'ruf nahi munkar.

Pemuda Muhammadiah, masih kata dia, secara nasional akan tetap tegar dan berdiri teguh di belakang Din Syamsuddin dalam menyamapikan pesan demi kebaikan bangsa. [zul]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya