Hajrianto Y Thohari/ist
Hajrianto Y Thohari/ist
RMOL. Meski keberadaan Komisi Pembarantasan Korupsi tetap harus dipertahankan, tapi sepak terjang lembaga superbody itu tetap harus dikritik. Karena KPK selama ini dinilai terlalu asyik mengurusi dan menangani kasus-kasus kecil.
"KPK mestinya berkonsentrasi pada kasus-kasus yang berdimensi besar, korupsi-korpsi yang berjaringan atau sistemik. Bukan menangani kasus suap ratusan juta," kata Wakil Ketua MPR Hajrianto Y Thohari kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 31/7).
Menurut polikus Partai Golkar ini, konsentrasi KPK yang hanya mengusut kasus suap ratusan juta itu sangat mengecewakan publik itu. Karena KPK diberikan kewenangan yang sangat besar untuk bisa mengungkapkan kasus-kasus yang lebih besar.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 00:15
Selasa, 28 April 2026 | 00:04
Senin, 27 April 2026 | 23:46
Senin, 27 April 2026 | 23:24
Senin, 27 April 2026 | 23:10
Senin, 27 April 2026 | 22:30
Senin, 27 April 2026 | 22:28
Senin, 27 April 2026 | 22:11
Senin, 27 April 2026 | 22:11
Senin, 27 April 2026 | 22:06