Berita

Kelayakan Pemerintah dan DPR Proses Calon Pimpinan KPK Dipertanyakan

MINGGU, 31 JULI 2011 | 08:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie tentang pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi terus menuai tanggapan pro kontra dari masyarakat. Tapi, sepertinya lebih banyak yang mengecam. Bahkan, gagasan Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat itu disebut sesat.

"Desakan pembubaran KPK adalah pemikiran sesat," ungkap anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo pagi ini.

Menurut Bamsoet, demikian ia akrab disapa, untuk menjadikan KPK kuat dan independen, penguasa dan kekuatan politik harus berhenti mengkooptasi KPK. Praktik penegakan hukum yang terlalu tunduk pada dominasi kekuatan dan kehendak penguasa serta kekuatan politik menjadi penyebab utama kegagalan memerangi korupsi.


"Karena itu, Pemerintah dan DPR harus mengkaji ulang mekanisme penjaringan dan penetapan calon pimpinan KPK. Peran penentu yang melekat pada pemerintah dan DPR mulai terasa janggal dan tidak masuk akal," tegas Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar ini.

Dia mengatakan hal itu, sebab pemerintah sendiri masih menyimpan persoalan sangat besar berkaitan dengan praktik korupsi. DPR pun nyaris menyimpan persoalan yang sama. Artinya, pemerintah dan DPR selama ini menjadi bagian dari masalah korupsi itu sendiri. Dia mencontohkan, tudingan Nazaruddin tentang upaya 'membangun sinergi' antara oknum politisi dan oknum penegak hukum di KPK merupakan bentuk kooptasi oleh kekuatan politik.

"Soalnya, untuk mengamankan kepentingan mereka, penguasa dan kekuatan politik tidak akan memlih figur yang suka melawan atau membangkang untuk memimpin KPK. Akan dipilih figur yang taat pada apa pun perintah penguasa dan kekuatan politik," bebernya.

Karena Pemerintah masih menyimpan sejumlah masalah lah, dia mempertanyakan dimana kelayakan pemerintah mengajukan dan merekomendasikan figur calon pimpinan KPK ke DPR. Begitu juga sebaliknya, dimana juga letak kelayakan DPR untuk melakukan uji kepatutan dan kelayanan serta menyetujui calon pimpinan KPK yang direkomendasikan pemerintah.

"Karena itu, kewenangan untuk memproses penetapan calon pimpinan KPK jangan lagi didominasi pemerintah dan DPR. Harus ada kemauan politik untuk melibatkan pihak ketiga yang independen, agar kredibilitas pimpinan KPK terpilih benar-benar teruji," urainya.

Dia menambahkan, kalau penguasa dan kekuatan politik ingin menunjukan kesungguhan dan konsistensi memerangi korupsi, harus ada kemauan politik untuk berhenti mengkooptasi KPK. Kalau kooptasi itu berlanjut, itu menjadi bukti rendahnya komitmen memerangi korupsi.

"Jadi bukan KPK-nya yang dibubarkan, melainkan penguasa dan kekuatan politiklah yang harus berhenti mengintervensi KPK," demikian mantan anggota Panitia Khusus Centurygate ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya