Saleh P Daulay /ist
Saleh P Daulay /ist
RMOL. Umat Islam Indonesia dimbau mewaspadai kategorisasi peta pemikiran Islam di Indonesia. Seperti diketahui, saat ini atribut yang disandang Islam Indonesia sangat banyak dan cukup variatif.
Atribut-atribut itu antara lain Islam tradisionalis, modernis, neo-tradisionalis, neo-modernis, liberal, radikal, fundamentalis, ekstream kiri, ekstream kanan, dan lain-lain. Ketua umum PP. Pemuda Muhammadiyah, Saleh P Daulay menyebutkan, dari sekian banyak atribut tersebut, istilah Islam liberal dan radikal yang paling banyak digunakan. Bila dicermati secara cerdas, penggunaan istilah itu sangat merugikan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat muslim.
Dengan adanya kategorisasi liberal dan radikal, menurut Saleh, secara tidak langsung telah memecah belah umat Islam. Sebab, tidak mungkin diharapkan lagi antara kelompok liberal dan radikal duduk satu meja membicarakan masalah umat Islam yang berbentuk kemiskinan dan kebodohan. Saleh pun berpendapat, sudah sepatutnya umat Islam meninggalkan kategorisasi yang seperti itu. Saatnya umat Islam berhimpun dengan apa yang disebut umatan wahidah (umat yang satu).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 04:13
Senin, 12 Januari 2026 | 04:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:38
Senin, 12 Januari 2026 | 03:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:04
Senin, 12 Januari 2026 | 02:35
Senin, 12 Januari 2026 | 02:15
Senin, 12 Januari 2026 | 02:13
Senin, 12 Januari 2026 | 01:37
Senin, 12 Januari 2026 | 01:16