Berita

chandra m hamzah/ist

Chandra M Hamzah Cs Harus Mundur!

JUMAT, 29 JULI 2011 | 07:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Chandra M Hamzah, Deputi Bidang Penindakan Ade Rahardja, dan Jurubicara KPK, Johan Budi tidak lolos dalam seleksi Panitia Seleksi Pimpinan KPK. Mereka gugur pada tahapan tes pembuatan makalah, seperti yang diumumkan kemarin.

Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo tidak terkejut dengan hal tersebut. Karena ketiga nama itu juga turut disebut buronan Interpol M Nazaruddin mengadakan pertemuan untuk membicarakan sebuah kasus yang tengah disidik KPK.

"Ini soal moral. Tidak lolosnya ketiga petinggi KPK dalam seleksi tentu tidak terlepas dari dugaan pelanggaran etika yang mereka buat sendiri. Kita patut prihatin dan menyesalkan hal itu terjadi," kata Bambang kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.


Sebelumnya, politisi vokal ini mengakui tidak pernah meragukan integritas mereka. Namun bertemu dengan pihak yang tengah berpekara sangat tidak patut. Karena itu, keputusan Johan Budi mengajukan permohonan pengunduran diri perlu diapresiasi dan harusnya diikuti oleh pimpinan KPK lainnya yang diduga bertemu dengan Nazar.

"Ini penting untuk menunjukan pada publik kesungguhan petinggi KPK dalam menjaga kredibilitas, integritas dan akuntabilitas KPK sebagai institusi penegak hukum yang tegak lurus," ungkapnya.

Tapi, bukankah Johan Budi mengundurkan diri karena ingin konsen menjalani seleksi bukan karena sengatan Nazaruddin?

"Itu kan hanya untuk memperhalus alasan mundur saja. Tapi substansinya kan tetap ajukan pengunduran diri," jawabnya.

Kemarin, Wakil Ketua Pansel MH Ritonga, seperti dikutip sebuah harian nasional, membenarkan bahwa tudingan Nazaruddin kepada Chandra M Hamzah Cs menjadi pertimbangan Pansel untuk menilai mereka apakah lolos atau tidak untuk maju pada tahap berikutnya. "Wah, itu termasuk pertimbangan kita. Laporan di media kita baca juga," katanya.

Di tempat terpisah, kemarin, Ketua KPK Busyro Muqoddas menegaskan, rencana pengunduran diri Johan Budi telah dibatalkan.  [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya