ahmad yani/ist
ahmad yani/ist
RMOL. Berbagai kalangan terus mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membentuk tim independen guna memeriksa pejabat dan pimpinan KPK yang disebut M. Nazaruddin turut merekayasa kasus. KPK Tak cukup hanya membentuk Komite Etik yang kebanyakan anggotanya dari internal KPK.
Hal itu dikatakan anggota Komisi III DPR Ahmad Yani kepada Rakyat Merdeka Online tadi pagi.
"Saya melihat bahwa KPK itu seharusnya menyontoh MK (Mahkamah Konstitusi) . Padahal MK tidak begitu krusial pada awalnya. Hanya karena tulisan Refli Harun (bahwa ada oknum hakim MK yang memeras). Tapi MK dengan kesadaran membentuk tim yang semua dari luar. Dan akhirnya orang memberikan apresiasi. Tetapi dengan model kerja (KPK) seperti ini lebih banyak orang di dalam, tidak begitu yakin juga (masyarakat)," ungkapnya.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 00:15
Selasa, 28 April 2026 | 00:04
Senin, 27 April 2026 | 23:46
Senin, 27 April 2026 | 23:24
Senin, 27 April 2026 | 23:10
Senin, 27 April 2026 | 22:30
Senin, 27 April 2026 | 22:28
Senin, 27 April 2026 | 22:11
Senin, 27 April 2026 | 22:11
Senin, 27 April 2026 | 22:06