Berita

dahlan iskan/ist

Dahlan Iskan Bisa Jadi Panutan Anas Urbaningrum Cs

KAMIS, 28 JULI 2011 | 11:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Dahlan Iskan sama sekali tidak mencak-mencak menanggapi "nyanyian" mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, M. Nazaruddin. Padahal, Nazaruddin dua kali menyentil nama PLN dalam nyanyiannya.

Sebaliknya, jurnalis senior itu memberikan penjelasan utuh kepada masyarakat, lewat tulisan, termasuk wawancara di berbagai media, untuk menepis dugaan di perusahaan yang ia pimpin masih terjadi proses beking-membeking untuk memenangkan proyek, seperti ditudingkan Nazaruddin.

"Penjelasan Dahlan Iskan ini sebenarnya bisa dijadikan contoh oleh pihak-pihak tertentu di Partai Demokrat yang terganggu dengan nyanyian Nazaruddin," kata pengamat politik Teguh Santosa pagi ini menanggapi penjelasan Dahlan Iskan.


Dalam pengamatan Teguh, selama ini elit Partai Demokrat hanya bisa membantah berbagai tudingan yang disampaikan buronan Interpol itu, termasuk tudingan tentang aliran dana Kongres partai dari proyek wisma atlet SEA Games dan proyek Hambalang, tidak betul. Tapi, Demokrat tidak pernah memberikan penjelasan kepada masyarakat secara utuh ihwal keuangan dan asal muasal keuangan partai. Padahal, cara ini perlu dilakukan daripada sekadar membantah tudingan Nazaruddin.

Meski memang, diakui Teguh, tidak semua reaksi Demokrat tidak tepat. Imbauan Demokrat agar Nazaruddin kembali dan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi memang sudah seharusnya dilakukan. Tapi, dia ingatkan lagi, melakukan hal itu saja tidak cukup. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan elit partai lainya yang tersengat dengan nyanyian Nazaruddin harus menyontoh langkah Dahlan Iskan. Dalam konteks inilah, Teguh angkat topi untuk Dahlan.

"Saya apresiasi penjelasan Dahlan Iskan, jurnalis senior yang sekarang dipercaya menangani BUMN yang sangat penting. Penjelasan dia memperlihatkan kematangan dia dalam menghadapi berbagai isu. Sebagai jurnalis senior, dia mereaksi nyanyian Nazar dengan cerdas dan elegen. Dalam penjelasan itu tidak ada ketakutan dan kekhawatiran. Hal itu malah dia jadikan untuk menjelaskan sistem pengadaan barang di PLN yang mennggunakan system auction. Karena itu, semua orang bisa mengontrolnya," ungkap Teguh, dosen FISIP UIN Jakarta ini.

Teguh juga menyentil kinerja Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Menurutnya, publik akan semakin curiga kalau Polri tidak juga berhasil menangkap tersangka kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang itu.

"Semakin lama aparat keamanan tidak bisa menangkap Nazaruddin, maka semakin kuat dugaan orang bahwa kasus ini menyimpan banyak misteri dan keanehan. Dan bukan tidak mungkin ketika keanehan itu terbuka, maka korban dalam arti sesungguhnya akan jatuh," demikian Teguh. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya