Berita

taufiq/ist

KPK Wajib Selidiki 'Penggarongan' APBN

RABU, 27 JULI 2011 | 22:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak boleh menganggap sepel setiap informasi dugaan 'penggarongan' APBN seperti yang disampaikan M Nazaruddin. Adalah tugas KPK menindaklanjuti setiap informasi yang ada untuk diselidiki.

"Harus lakukan penyelidikan, mencari bukti adalah kewajiban penyelidik (KPK). Kalau bisa ditemukan bukti jadikan kasus. Kalau diperlukan bantuan auditor minta BPK," ujar mantan Taufiqurrahman Ruki saat diskusi di TV One beberapa saat lalu (Rabu, 27/7).

Dikatakan Taufiq, yang lebih bagus tentunya Nazaruddin datang dan memberikan bukti dugaan 'penggarongan' APBN tersebut membawa dan menyampaikannya langsung ke penyidik. Meski demikian, katanya, penyelidik dalam hal ini KPK tetap saja harus mengkroscek apa yang disampaikan dugaan penyelewengan yang disampaikan Nazaruddin itu.


"Pengalaman kami dulu di KPK tentu saja akan kami lakukan. Sekalipun memang selalu ada prinsip kalau sudah matang, KPK tidak muncur dalam penyelidikan kasusnya. Kalau sudah disidik tidak bisa dibatalkan. Menyidiknya lama, tapi sekali membidik kena," imbuhnya. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya