Berita

IPW: Nazaruddin Gagal Ditangkap, Justru SBY yang Layak Diganti...

RABU, 27 JULI 2011 | 10:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Bila memang tidak bisa menangkap dan memulangkan tersangka kasus korupsi M. Nazaruddin, Kapolri Jenderal Timur Pradopo layak diberi sanksi.

"Ya kayaknya perlu (ada sanksi) supaya Polri intropesksi. Sehingga Polri bisa menjelaskan kepada Presiden apa yang mereka hadapi," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Namun soal bentuk sanksi yang akan dijatuhkan oleh Presiden, apakah Kapolri harus dicopot karena gagal menjalankan perintah, menurut Neta hal itu tergantung Presiden.


"Itu tergantung Presidennya, apakah penugasan kepada Kapolri itu serius. Kalau ternyata (SBY) tidak serius kan kasihan mengorbankan Kapolri. Makanya tergantung presidenya," imbuh Neta.

Tapi masih kata Neta, kalau memang persoalan Nazaruddin tidak bisa dipulangkan karena Kapolri tidak bisa menjalankan tugas dengan baik, Timur Pradopo layak diganti.

"Kalau seorang pimpinan tidak berprestasi ya memang layak diganti. Tapi bukan itu dulu. Kalau presidennya nggak serius, presidennya saja diganti. Kalau Nazaruddin tak tertangkap juga karena menyangkut Partai Demokrat, ya presidennya harus diganti, jangan hanya Kapolrinya," tegasnya.

Apakah ada dugaan SBY tidak serius dalam memerintakan Kapolri untuk menangkap Nazaruddin?
[zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya