Berita

Susilo Bambang Yudhoyono

Wawancara

WAWANCARA

Sys NS: SBY Memiliki Lima Kesaktian...

RABU, 27 JULI 2011 | 07:29 WIB

RMOL. Kader Partai Demokrat harus memiliki ilmu manajemen pengelolaan BBM, SMS, kebohongan, dan isu negatif.

“Selain itu, mereka juga ha­rus piawai dalam menjalankan strategi yang telah diprogramkan. Jika itu dapat dilakukan, saya yakin Demokrat dapat simpati rakyat,” ujar pendiri Partai De­mo­krat, Sys NS, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berikut kutipan selengkapnya:


Apa yang harus dilakukan Partai Demokrat menghadapi isu negatif?
Semua partai besar pernah diterpa badai besar dan mereka bisa melaluinya. Sebab, mereka memiliki ilmu manajemen dan piawai mengelola partai. Itulah yang harus dimiliki. Saya kira sudah saatnya kader Demokrat memiliki ilmu menangkal isu negatif, sehingga bisa sukses menghadapi masalah seperti partai besar lainnya.

Apa piawai seperti itu sudah cukup?
Demokrat harus piawai dalam menjalankan strategi yang telah mereka programkan. Misalnya, isu dugaan korupsi yang menerpa sejumlah kader.

Yang telah ditetapkan sebagai tersangka diberhentikan saja. Jangan lagi disuruh mengundur­kan diri. Itu kan sama saja, seperti polisi meminta maling untuk mengaku dan menyerahkan diri. Mana ada maling mau ngaku, nggak ada.

Apakah kader-kader itu ti­dak memiliki kompetensi?
Mereka bukannya tidak kom­peten. Tapi, mereka tidak merasa memiliki partai itu. Gambaran­nya seperti ini, saat mendirikan Demo­krat, saya dan teman-teman dapat diumpamakan seperti mem­beli sebuah bus. Saya dan teman-te­man, mengumpulkan uang untuk membeli bus itu, kemudian kami memilih siapa yang cocok jadi sopirnya. Nah, kita pilih SBY.

Bukankah langkah itu sudah benar karena SBY terpilih dua periode menjadi Presiden?
Bukan ke situ arah perumpa­maan saya. Tapi di perjalanan, bus itu mogok dan kami turun untuk mendorongnya. Tiba-tiba, saat kami mendorong, banyak penumpang lain ikut menaiki bus dan kami tertinggal saat bus itu jalan. Begitu melihat ke bela­kang, SBY melihat, penumpang­nya kok orang baru semua. Na­mun, SBY nggak meminta me­reka turun, ya beginilah jadinya. Mereka nggak punya rasa me­miliki terhadap bus tersebut.

Dulu, kami membeli bus itu de­ngan filosofi, semangat dan jiwa pembaruan yang luar bisa. Tapi, penumpang-penumpang baru itu kan niatnya belum tentu sama.

SBY perlu membersihkan partai?
Itulah yang harus dilakukan. SBY memiliki lima kesaktian yang tidak dimiliki kader Demo­krat lainnya.

Apa saja kesaktian itu?
Pertama, SBY adalah pendiri Partai Demokrat. Kedua,Ketua Dewan Kehormatan. Ketiga, Ke­tua Dewan Pembina. Ke­empat, Ke­tua Dewan Majelis Tinggi. Kelima, SBY adalah Presiden Indonesia.

Mungkin SBY memiliki se­jum­lah pertimbangan lain?
Saat berhubungan dengan SBY, saya melihat, dia sebagai sosok yang tenang. Selalu meng­hindari konflik, tidak ingin ter­buru-buru dan mengambil jalan tengah.   [rm]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya