Berita

sby

Serius Urus TKI, SBY Harus Bentuk Menteri Tenaga Kerja Luar Negeri

SELASA, 26 JULI 2011 | 08:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Perhatian pemerintahan Indonesia terhadapTenaga Kerja Indonesia di luar negeri tidak berbanding lurus dengan apa yang mereka telah berikan kepada negeri ini. TKI berperan dalam meningkatkan cadangaan devisa dan mengirim uang sampai 7 miliar dollar dari negara tempatan ke dalam negeri. Tak hanya itu, TKI juga membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran.

Tapi, kata mantan Ketua Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia '98, Syahganda Nainggolan, nasib TKI belum menggembirakan. Berbagai penyiksaan masih terus menimpa TKI.

"Karena itu mereka harus dibantu secara total oleh Presiden SBY," kata Syahganda Nainggolan, dalam Dialog Ketenagakerjaan dengan tema Dilema Buruh Migran Antara Martabat Bangsa dan Devisa Negara, di Aula PP Muhammadiyah, Jalan Menteng, tadi malam.


Hadir sebagai sebagai pembicara lainnya, Jubir Kemenakertrans Dita Indah Sari, aktivis Migrant Institute Dompet Dhuafa Adi Chandra, dan dibuka Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay.

Menurut Syahganda, SBY harus menunjukkan keseriusanya dengan membentuk Kementerian Tenaga Kerja Luar Negeri. Hal ini sudah dilakukan pemerintah India dan Filipina. "Negara-negara yang sangat memperhatikan keberadaan tenaga kerja di luar negeri, sangat memperhatikan (tenaga kerja), membentuk satu level kementerian khusus mengurus TKI di luar negeri," ungkapnya.

Soal kekhawatiran akan adanya potensi over lapping dengan Kementerian Luar Negeri, Syahganda menepis. Dia mengatakan, Kemenlu hanya mengurusi masalah  diplomatik kedua negara yang berkaitan dengan persoalan politik dan ekonomi.

"Kalau ini untuk khusus mengurusin masyarakat Indonesia yang bekerja di luar negeri," ungkapnya.

Kalau Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi hanya mengurus persoalan TKI di dalam negeri. Dengan adanya Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI, mestinya hal itu sudah bisa dijawab. Tapi, BNP2TKI tidak punya kewenangan yang lebih.

"Karena dia levelnya di bawah menteri. Harusnya dia itu dikasih levelnya, selevel menteri, Menteri Tenaga Kerja Luar Negeri-Kepala BNP2TKI gitu. Karena dia harus melobi menteri negara lain. Artinya dia fokus mengurusi TKI di luar negeri," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya