Berita

taslim Chaniago/ist

Politisi PAN: Chandra M Hamzah Sejak Awal Bermasalah

SENIN, 25 JULI 2011 | 08:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tudingan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin bahwa Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah menerima dana dari seorang pengusaha untuk merekayasa penanganan sebuah kasus, tampaknya tidak terlalu mengejutkan. Karena memang, Chandra kerap terlibat persoalan.

"Kalau Chandra kan sebenarnya sudah bermasalah sejak awal. Termasuk permasalahan dengan Susno Duadji dan Anggoro (Widjojo)," kata anggota Komisi III DPR Taslim kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.
 
Taslim, mengingatkan, kasus pemerasan dan penyalahgunaan wewenang yang dialamatkan kepada Chandra sebelumnya, mestinya itu sudah menjadi cacat baginya. Meski pada saat itu, Chandra, dalam hal ini bersama dengan Bibit Samad Rianto didukung facebooker dan kasusnya di-deponeering Jaksa Agung.


"Kalau memang merasa tidak bersalah, mestinya dia meminta kasusnya itu dilimpahkan ke pengadilan. Dia harus mengatakan, 'saya siap'," ungkapnya.

Sejalan dengan itu lagi, beber Taslim, Chandra juga harus membongkar siapa yang melakukan kriminalisasi terhadap dirinya lewat dua kasus itu, kalau memang dirinya merasa dikriminalisasi. Tapi, sampai sekarang hal itu tidak dilakukan. Jadi tidak tahu siapa yang melakukan kriminaliasi tersebut.

Terkait tudingan Nazaruddin di atas, Taslim akan mempertanyakannya langsung kepada Chandra kalau memang dirinya lolos dari Panitia Seleksi Pimpinan KPK. Karena menurutnya, kalau hal itu memang benar adanya, sungguh menyedihkan penegak hukum telah terlibat rekayasa kasus.

"Saya akan pertanyakan. Tentu semua akan kita rangkum dari informasi yang ada. Kita akan cari pimpinan KPK yang baik saja lah. Lebih baik kita cari yang lebih segar lah, yang lebih fresh, yang tidak ada beban masa lalunya," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya