sby/ist
sby/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak semestinya memelas kepada M. Nazaruddin untuk kembali ke Indonesia dan menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi. Pasalnya, tidak hanya di Istana, di acara Rakornas partai pun SBY kembali mengimbau agar mantan bendahara umum DPP Partai Demokrat kembali ke Tanah Air.
"Sebagai kepala Negara tidak perlu berbicara di media, tidak harus memelas di media. Itu kan kelihatan sekali bahwa Presiden tidak tidak mampu memulangkan Nazaruddin. Ini kan seolah-olah Pak SBY kalah oleh Nazaruddin," kata anggota Komisi III DPR Taslim kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Taslim juga memandang aneh imbauan SBY tersebut. Diingatkan kembali, Nazaruddin adalah seorang tersangka kasus proyek pembangunan wisma atlet SEA Games dan telah menjadi buronan polisi internasional.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 00:15
Selasa, 28 April 2026 | 00:04
Senin, 27 April 2026 | 23:46
Senin, 27 April 2026 | 23:24
Senin, 27 April 2026 | 23:10
Senin, 27 April 2026 | 22:30
Senin, 27 April 2026 | 22:28
Senin, 27 April 2026 | 22:11
Senin, 27 April 2026 | 22:11
Senin, 27 April 2026 | 22:06