Berita

Basuki T. Purnama/ist

Paham yang Salah sampai Presiden SBY Pun Ganti Nama

SABTU, 23 JULI 2011 | 17:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Banyak kesalahpahaman yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia akibat pemerintah gagal menjamin kepastian hukum serta di saat bersamaan memberikan kesempatan dan melindungi hak masyarakat untuk sejahtera. Pemerintah juga dianggap terlalu lemah dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di kalangan masyarakat, termasuk di dalamnya hal yang timbul akibat perbedaan pandangan dan keyakinan.

"Sebenarnya kalau cuma salah paham tidak begitu masalah. Karena semua pihak masih bisa diajak untuk membicarakan berbagai persoalan itu. Tapi yang terjadi di Indonesia, saya kira adalah paham yang salah. Pemerintah takut berbuat, sehingga hukum tidak lagi berwibawa. Dan kalau sudah terjadi bentrokan yang memakan korban, Presiden kita pun menukar nama. Dia bilang, saya prihatin. Padahal namanya kan SBY," kata anggota Komisi II DPR RI Basuki T. Purnama yang lebih dikenal dengan nama Ahok, ketika bicara dalam seminar bertema pluralisme di Seminari Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/7).

Walau disampaikan dengan nada bercanda namun sesungguhnya kalimat Ahok di atas bermakna sangat dalam. Ia memiliki keprihatinan yang sama dengan Pemimpin Redaksi Rakyat Merdeka Online, Teguh Santosa, yang menjadi pembicara sebelumnya. Seperti Ahok, Teguh juga menilai kekerasan termasuk yang berlatar belakang agama terjadi karena negara dan pemerintah tidak memiliki komitmen yang kuat untuk membela dan mensejahterakan rakyat pada umumnya.


Paham yang salah itu juga terjadi dalam berbagai kebijakan yang dalam pelaksanaannya menjadi tidak adil. Misalnya dalam hal kesempatan pendidikan terhadap anak usia sekolah. Dulu, kalau mau masuk SD seorang anak cukup diminta untuk melingkarkan tangan kanan di atas kepala dan memegang telinga kiri. Sementara sekarang harus ada semacam ujian untuk mengukur kemampuan akademik anak.

"Anak kurang gizi dari keluarga miskin diadu dengan anak bergizi baik dari keluarga kaya. Akhirnya yang kurang gizi tidak dapat kesempatan yang sama untuk bersekolah. Juga artinya, anak-anak dari kalangan kaya yang bergizi cukup yang menikmati subsidi pendidikan," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.

Seharusnya, pemerintah juga memikirkan bagaimana caranya agar anak dari keluarga kurang mampu ang memiliki gizi minim ini tetap mendapatkan hak mereka atas pendidikan.

"Kita menghina dan melecehkan pendiri bangsa ini. Mereka yakin banget Indonesia didirikan untuk semua. Tapi paham yang salah yang berkembang luas di Indonesia yang membuat Indonesia kini dipenuhi konflik. Dan sayangnya lagi, pemerintah kita hanya bisa prihatin," demikian Ahok. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya