Berita

nazaruddin/ist

DI SEKITAR NAZAR (1)

Kini Bisnis Nazar Dikendalikan Caleg Gagal dari Partai Tetangga

JUMAT, 22 JULI 2011 | 14:29 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Bagaimana Muhammad Nazaruddin menjalankan roda bisnis selama berada di pelarian?

Itu adalah salah satu pertanyaan yang kerap diajukan sejak sang mantan Bendahara Umum Partai Demokrat melarikan diri dan melemparkan berbagai tudingan ke arah petinggi-petinggi partai itu.

Informasi yang diperoleh mengatakan bahwa secara diam-diam dan sistematis, bisnis Nazaruddin di proyek-proyek yang menggunakan dana APBN dan BUMN masih tetap menggelinding. Ia dibantu oleh seorang manajer lapangan berkelas CEO.


Sang CEO, demikian disebutkan, adalah seorang politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari Sumatera Selatan yang gagal dalam Pemilu 2009 lalu.

Ia dikenal sebagai pengusaha penyedia alat keamanan seperti metal detector yang bergabung dengan grup bisnis Nazaruddin sejak 2009. Juga disebutkan bahwa walau berkuasa dan menentukan arah perusahaan Nazaruddin, tapi ia tidak tercatat secara resmi di akte perusahaan.

Namun yang jelas, informasi menyebutkan bahwa sang CEO tahu persis posisi pundi uang Nazar dan berperan sebagai tukang pos yang setia mengantar uang ke tempat persembunyian Nazaruddin.

"Tiap minggu antara dua sampai tiga kali ia bertemu dengan buronan Nazaruddin. Fasilitasnya memang luar biasa, mulai gaji puluhan juta rupiah, mobil mewah Vellfire, apartemen mewah di bilangan Kuningan, dan lain-lain," demikian informan Rakyat Merdeka Online mengatakan. [guh]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya