Berita

Tantowi Yahya/ist

PILGUB DKI JAKARTA

Tantowi Semakin Diincar Setelah Rano Karno Digandeng Ratu Atut

RABU, 20 JULI 2011 | 18:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Peta politik Ibukota DKI Jakarta menjelang pemilihan gubernur pada Agustus 2012 mendatang seakan berubah setelah Rano Karno resmi digandeng Ratu Atut Chosiyah untuk mendampinginya pada pemilihan gubenur Banten tahun ini.

Sebelumnya, Rano Karno sempat digadang-gadang PDI Perjuangan untuk maju pada pilgub DKI Jakarta. Bahkan, hasil survei Media Survei Indonesia dan The Future Indonesia yang dirilis Mei lalu, Rano Karno, bersama Tantowi Yahya dan Fauzi Bowo, masuk dalam tiga besar calon Gubernur DKI terpopuler.

Makanya, setelah Rano Karno 'meninggalkan' Jakarta, Tantowi dan Foke, sapaan Fauzi Bowo, kini semakin diincar partai-partai politik. Keduanya, saat ini didekati PKS dan PDI Perjuangan.


Hal itu diakui Ketua Tim Sukses Tantowi Yahya, Agus Gumiwang Kartasasmita. Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR ini, tingkat popularitas dan elektabilitas Tantowi Yahya yang tinggi menjadi daya tarik yang cukup kuat bagi kandidat manapun.

"Sangat beralasan Tantowi menjadi rebutan tokoh dan partai politik karena selama ini popularitas dan elektabilitas Tantowi sangat baik. Tantowi menjadi barang cantik untuk Pilgub DKI Jakarta," tutur Ketua DPP Partai Golkar ini lewat keterangan pers yang diterima petang ini.

Sementara itu, di mata pengamat politik The Indonesian Institute Indra Pilliang,  pindahnya Rano ke Banten harus bisa dimanfaatkan oleh kubu Tantowi. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mempertahankan momentum. Tantowi, kata Indra, harus mampu menaikkan elektabilitasnya.

"Ini masih bisa dilakukan dengan cara mengintensifkan program yang selama ini dia kedepankan seperti Gerakan Cinta Jakarta," tutur Indra.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah bersinergi dengan partai. Lebih lanjut Indra mengatakan Tantowi harus realistis, masih ada calon lain di tubuh Partai Golkar.

"Kalau TY berhasil dipilih partai, masih ada kerja lain, yakni mengamankan tiket pencalonan. Itu hanya bisa dilakukan dengan koalisi antar parpol," pungkasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya