Berita

m. nazaruddin/ist

Chandra M Hamzah Harus Diperiksa

RABU, 20 JULI 2011 | 12:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Chandra M Hamzah dituding mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin menerima dana dari seorang pengusaha agar kasusnya tidak dinaikkan ke tingkap penuntutan.

Akibat tudingan tersangka kasus suap Sesmonpora itu, Chandra M Hamzah harus diperiksa oleh penegak hukum. Hal ini juga kesempatan baginya untuk membuktikan tudingan Nazaruddin itu tidak betul.

"Jadi Chandranya harus diperiksa. Dia harus membuktikan diri bahwa dia bersih. Kalau KPK sudah tidak dipercaya oleh rakyat, ini kita tidak tahu mana lagi yang harus dipercaya," kata pengamat politik Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.


Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle ini mengingatkan, bukan kali ini saja Chandra disebut-sebut terlibat dalam kasus hukum. Sebelumnya, Chandra juga dituding menerima melakukan pemerasan terhadap pengusaha Anggoro Widjojo. Meski kasus ini akhirnya dikesampingkan oleh Kejaksaan.

Tadi malam, lewat sambungan telepon dengan Metro TV, Nazaruddin membeberkan keterlibatan Chandra dalam kasus tersebut. "Pada November 2010, Chandra terima uang. Ada CCTV-nya. Chandra menerima uang dari proyek pengadaan baju hansip," kata Nazaruddin.

Chandra sendiri membantah tudingan Nazaruddin tersebut. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya