Berita

Busyro Muqoddas

NAZARUDDINGATE

Polri dan KPK Ngapain Saja Selama Ini?

RABU, 20 JULI 2011 | 09:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas harus menjelaskan kepada publik apa yang sebenarnya sedang mereka lakukan untuk menangkap tersangka kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang, M. Nazaruddin.

Tanpa penjelasan yang masuk akal, publik akan semakin bingung dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Apakah Kapolri masih mengikuti perintah Presiden SBY atau tidak? Apakah KPK masih punya keberanian dan nyali untuk menuntaskan kasus korupsi, atau tidak.

"Soal apa yang dikatakan dan dibeberkan M. Nazaruddin menjadi tidak begitu penting lagi. Selain karena ada sejumlah inkonsistensi, juga karena sudah berkali-kali disampaikan di luar koridor projusticia. Yang kini jadi pertanyaan publik adalah, mengapa ada seorang buron yang dicari-cari Interpol bisa dengan mudah berbicara secara terbuka. Di satu sisi, ini memperlihatkan ketidakmampuan Polri menjalankan tugas," ujar pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Teguh Santosa pagi ini.


Publik juga dapat menyimpulkan bahwa Polri dan KPK tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dan, tentu saja, ini mengerikan. Bagaimana mungkin sebuah masyarakat sebesar Indonesia tidak memiliki aparat penegak hukum yang berfungsi baik.

"Lebih jauh, ini juga bisa memunculkan berbagai kecurigaan dan dugaan mengenai loyalitas Polri terhadap Presiden. Kalau sudah begini, urusannya jadi politis dan bisa digoreng kemana-mana," katanya lagi. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya