Berita

jusuf kalla/ist

Berani Nggak Anas Ikuti Manuver JK

RABU, 20 JULI 2011 | 08:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum diminta meniru langkah seniornya di Himpunan Mahasiswa Islam, Jusuf Kalla, saat menghadapi tuduhan melakukan politik uang di kongres partai. Tadi malam, M. Nazaruddin mengaku memberikan Rp3,5 miliar untuk memenangkan Anas pada saat Kongres Demokrat di Bandung.

"Anas mestinya keluar seperti JK. Waktu (JK) dituduh ada politik uang, dia keluar. Ya, apa salahnya. memberi tiket ke DPP-DPP yang memilih dia dan seterusnya. Nggak apa-apa kalau dia begitu. Karena political financing itu diperlukan dimana-dimana, di Amerika juga. Tapi tidak ada yang tidak mengaku atau nyolong gitu loh," kata pengamat politik senior Soegeng Sarjadi di Metro TV menanggapi tudingan Nazar.

Pada Maret 2011 lalu, JK diberitakan Harian The Age dengan mengutip sumber Wikileaks melakukan politik pada saat Musyawarah Nasional Golkar di Bali 2005 lalu. JK, yang pada saat itu berada di Jepang, langsung memberikan klarifikasi ke publik. JK membantah melakukan politik uang meski mengaku memberikan biaya akomodasi dari kantongnya sendiri kepada peserta Munas.


"Kebiasaan di partai itu kalau selesai Munas, selalu peserta banyak, ketika itu peserta Kongres ada 3 ribu orang, begitu selesai yang menang biasanya bayar tiket pesawat dan hotelnya, itu yang terjadi. Kita kan ada tim suksenya, masa mereka tidak dibayar hotel dan tiket pesawatnya, jumlahnya tidak besar, tidak sampai jutaan dollar, jelas salah itu," kata JK waktu itu. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya