Berita

anas urbaningrum/ist

Serangan Nazaruddin Gempa Politik Buat Anas Urbaningrum

RABU, 20 JULI 2011 | 08:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum saat ini sedang menghadapi gempa politik setelah mendapat serangan bertubi-tubi dari mantan anak buahnya, M. Nazaruddin. Tadi malam di dua televisi nasional, Nazaruddin membeberkan keterlibatan Anas dalam kasus yang saat ini melilit tersangka kasus suap Sesmenpora itu.

"Ini memang gempa politik bagi Anas Urbaningrum secara pribadi maupun bagi Demokrat yang ia pimpin," kata peneliti senior Lembaga Survei Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat ditanyakan mengenai kans Anas pada pemilihan presiden 2014 mendatang setelah adanya serangan tersebut.
 
Menurut Burhan, ada persoalan di internal partai yang membuat kursi yang diduduki  Anas saat ini begitu panas dan menarik banyak pihak untuk terlibat dalam menyongsong 2014. Panasnya kursi yang diduduki Anas Urbaningrum bukan semata-mata karena besarnya partai Demokrat, tapi karena Partai Demokrat sampai saat ini belum punya putra atau putri mahkota untuk didukung pada 2014.


"Jadi banyak pihak yang menginginkan itu. Poin di atas segalanya adalah Anas Urbaningrum harusnya sadar kursi yang ia duduki panas, tiap celah yang membuat lawan politiknya menyerang itu harus ditutup dari awal. Ini yang saya kira dia tidak sadari dengan merekrut Nazaruddin menjadi bendahara," katanya di Metro TV.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya