Berita

sby/ist

HARLAH NU

Terbukti, Nahdliyin Tidak Lagi Percaya SBY

MINGGU, 17 JULI 2011 | 19:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kebanyakan Nahdliyin tak mau mendengarkan pidato Presiden SBY dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (Harlah) Nahdatul Ulama (NU) yang digelar di GBK, Senayan, siang tadi (Minggu, 17/7). Separuh lebih Nahdliyin memilih membubarkan diri meninggalkan acara tak lama sebelum Presiden SBY menyampaikan pidatonya.

Bagi peneliti Lipi, Siti Zuchro, fenomena tersebut memperkuat kesan yang selama ini ada. Publik tidak lagi tertarik dengan apa-apa yang disampaikan SBY.

"Secara politik muncul kesan seperti itu (tidak tertarik)," katanya kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Minggu, 17/7).


Ramainya pemberitaan terakhir mengenai SBY, kinerja kabinet dan gonjang-ganjing beberapa kasus hukum kader Demokrat, kata Sit Zuchro, semakin memperbesar ketidaktertarikan publik kepada SBY. Prestasi  SBY yang tidak terlalu bagus, baik sebagai Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara, maupun sebagai pengurus Demokrat membuat publik kemudian mendelegitimasinya dengan caranya sendiri termasuk yang dilakukan kalangan Nahdliyin itu.

"Masalah-masalah itu mampu menurunkan legitimasi, tingkat trust publik kepada SBY menurun, lalu diikuti delegitimasi. Kalau sekarang dilakukan survei, elektabilitas SBY atau kepercayaan warga kepada SBY sungguh-sungguh akan menurun," demikian Siti Zuchro. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya