Berita

ms kaban/ist

MILAD PBB

Didepan Ribuan Kader, MS Kaban Minta Pemilu 2014 Tak Curang

MINGGU, 17 JULI 2011 | 17:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ribuan kader dan simpatisan  Partai Bulan Bintang (PBB) memeriahkan hari jadi (Milad) ke-13 di kantor Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PBB Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, (Minggu 17/7).

Dihadiri Ketua Umum DPP PBB MS Kaban dan Ketua DPW PBB seluruh Indonesia, acara Milad mengambil tema 'Sang Pemberani Bicara yang Benar'. Turut hadir dalam acara Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dan Mantan Meteri Perekonomian Rizal Ramli.

Dalam sambutannya, MS Kaban menyebutkan, Milad ke-13 ini menjadi tanda eksistensi PBB. Dia berharap PBB bisa bertahan dan mampu berpartisipasi dalam Pemilu 2014 mendatang.


"Selama 13 tahun PBB berdiri dan semoga PBB tetap eksis untuk membangun bangsa dan negara ini," ucap MS Kaban.

Menurut Ka'ban, PBB merupakan partai yang terbuka  Partai manapun bisa berkoalisi dengan Partai Bulan Bintang.

"Tidak menutup kemungkinan PBB akan berkoalisi dengan partai besar lagi. Namun, tidak menutup kemungkinan PBB juga akan berkoalisi dengan partai kecil, dan akan mengusung Capres sendiri pada Pilpres 2014 nanti," katanya.
 
MS Kaban melanjutkan, dalam Pilpres atauapun Pemilu Legislatif nanti PBB tidak menargetkan suara yang muluk- muluk.

"Kita ikuti saja berapa yang akan diamanatkan oleh Undang-undang untuk Plamentary Treshould (PT). Meskipun PT nanti diatas 3% persen kita yakin akan mampu meraihnya," ujar mantan menterri Kehutanan ini.

Yang jelas masih menurut Kaban, asal penyelenggaan pemilu nanti bisa bersih dan jujur kita yakin bisa meraihnya. "Kita anggap Pilpres tahun 2009 lalu banyak kecurangan. PBB  minta penyelenggaraan Pemilu tahun 2014 bisa bersih dan jujur," pungkasnya. [dem]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya