Berita

jenderal soedirman/ist

Cucu Jenderal Soedirman: SBY Harus Tinggalkan Demokrat!

SABTU, 16 JULI 2011 | 15:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Dorongan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan jabatannya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat terus mengalir. Pasalnya, kalau tetap duduk di jabatan tersebut, dikhawatirkan SBY tidak fokus menjalankan roda pemerintahan. Padahal rakyat menunggu ketegasan SBY sebagai kepala pemerintahan.

"Sebenarnya ada dua pilihan bagi SBY saat ini. SBY meninggalkan Demokrat atau tetap di Demokrat," kata Ketua Umum Jenderal Soedirman Center (JSC) Bugiakso, dalam sebuah simposium di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, (Sabtu, 16/7).

Pilihan pertama, menurut mantan Ketua Umum Keluaraga Besar Putra Putri Polri ini, SBY harus fokus pada pemerintahan. SBY harus lebih condong kepada rakyat.


"SBY harus berani meninggalkan jabatan partai yang dibesutnya ini. Karena secara otomatis akan mengangkat citra Demokrat ke depan. Roh partai Demokrat adalah SBY. Artinya, jika citra SBY naik otomatis citra Demokrat akan naik juga," ujar Mas Bugi, sapaannya.

Masih menurutnya, pilihan kedua bagi SBY adalah tetap di Dewan Pembina Demokrat. Akan tetapi SBY harus extra berani untuk membuang 'sampah' Partainya. Ingat, dalam hal ini sampah menurut parameter publik bukan parameter SBY sendiri.

"SBY bisa saja tetap di Demokrat. Tetapi harus tegas dan berani membuang kader Demokrat yang bermasalah. Kader yang bermasalah hanya akan menambah beban partai," pungkas cucu almarhum Jendera besar Soedirman ini. [zul]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya