Berita

sby/ist

Pengusaha Pribumi: SBY, Tak Perlu Sungkan Menaikkan Harga BBM

RABU, 13 JULI 2011 | 07:00 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Nilai subsidi harga BBM saat ini mencapai angka Rp 120,7 triliun. Sungguh jumlah yang luar biasa, dan sungguh beban yang begitu berat bagi cash flow keuangan negara.

Dengan nilai subsidi harga BBM setinggi itu resiko yang harus ditanggung pemerintah dan bangsa ini jadi berlebihan. Karena itu, pemerintah mestinya lebih realistis dan rasional, dan jangan sungkan-sungkan menaikkan harga BBM.

"Bila  digunakan untu membiayai program peningkatan kesejahteraan bagi rakyat miskin dan pembangunan proyek infrastruktur, dana subsidi sebesar Rp 120,7 triliun itu tentu jauh lebih bermanfaat," kata Ketua DPP Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), Ismed Hasan Putro, dalam perbincangan tadi malam (Selasa, 12/7).


Presiden SBY harus berani membuat kebijakan menaikkan BBM demi kepentingan nasional. Jangan ragu-ragu karena terperangkap jerat politik pencitraan.

Lanjut Ismed, sekaranglah saat yang tepat bagi pemerintah untuk tidak lagi memanjakan para pengguna kendaraan yang sepatutnya tidak mendapatkan subsidi tapi tetap menikmati subsidi dari negara.

Menaikkan harga BBM secara terukur dan proporsional jauh lebih rasional daripada membatasi konsumsi BBM yang akan mengganggu upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.

"Juga saatnya menghentikan pertikaian opini antar-kementerian soal kenaikan harga BBM. Sekarang waktunya bagi Presiden SBY untuk berani melaksanakan kebijakan yang berorientasi untuk mengurangi beban subsidi BBM yang nyata-nyata sangat membebani APBN," demikian Ismed. [guh]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya