Berita

anas urbaningrum/ist

Demokrat Curiga Nazaruddin Ingin Jatuhkan Kredibilitas Partai, SBY, dan Anas

SENIN, 11 JULI 2011 | 14:10 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. M. Nazaruddin terus mengumbar berbagai pernyataan yang bombastis lewat media. Hal ini semakin terlihat agar apa yang disampaikannya bisa menjadi berita besar dan menjatuhkan kredibilitas Demokrat, SBY, Anas Urbaningrum dan petinggi-petinggi Demokrat lainnya.

"Data dan informasi yang sedang terkumpul memang semakin menguatkan indikasi kalau Nazarudin sedang mainkan agenda pihak lain. Ini sejalan dengan banjir SMS gelap, BBM dan lainnya yang senafas dengan apa yang dikeluarkan Nazarudin. Ini kerja propaganda yang terstruktur," tegas Ketua DPP Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 11/7).

Anggota Komisi II DPR RI ini ini menegaskan sudah saatnya kekayaan Nazarudin dibekukan apalagi bila tidak sesuai dengan laporan harta kekayaan pejabat negara yang dilaporkannya ke KPK.


"Kalau benar dia membiayai 20 juta dollar untuk Anas (pada saat Kongres Demokrat) berarti kekayaan dia paling tidak 50 sampai 100 kali lipatnya. Kan makin perlu ditelusuri," kata Pasek.

Meski begitu, Pasek menyarankan agar Nazarudin berhenti mengumbar tudingan. Sebaliknya, Nazaruddin dengan sadar menyampaikan semua data yang ia pegang ke penyidik agar bisa menjadi fakta hukum. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya