ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Petang ini, kelompok oposisi Malaysia melakukan unjuk rasa menuntut Perdana Menteri Najib Razak segera membuat UU pemilu yang lebih adil dan transparan untuk pemilu nasional tahun depan.
Unjuk rasa yang sejak awal telah ditentang oleh pemerintah dan dianggap melawan hukum ini, juga menyerukan bahwa kelompok koalisi pendukung Najib Rajak telah bertindak tidak fair dalam melanggengkan kekuasaan selama 54 tahun. Menurut kelompok oposisi, tindakan seperti ini telah melahirkan praktek korupsi di tubuh pejabat pemerintahan Malaysia dan diskriminasi sosial terhadap hak warga negara untuk memilih kepala pemerintahnya secara jujur dan adil.
Meski pemerintah Malaysia telah mengerahkan kepolisian untuk mencegah demonstrasi tersebut, pihak oposisi tetap melangsungkan aksi long march menuju Stadion Merdeka untuk sebuah rapat umum. Rapat umum ini telah direncanakan oleh kelompok oposisi sejak beberapa pekan terakhir.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15
Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58
Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36
Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26
Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57
Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28
Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02
Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39
Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15