Asad Said Ali/ist
Asad Said Ali/ist
RMOL. Bangsa Indonesia dihadapkan pada berbagai persoalan seiring dengan masuknya era liberalisasi. Untuk menghadapi berbagai problema bangsa ini mutakhir ini, manusia membutuhkan penyelesaian dengan pendekatan materi dan spiritualitas. Salah satu yang bisa dilakukan adalah meningkatkan intensitas kontemplasi massal dalam bentuk zikir dan istighasah.
"Nahdlatul Ulama akan menggerakkan para pelaku tarekat dan sufi di Indonesia untuk memimpin kontemplasi massal di seluruh pelosok negeri," kata Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Asad Said Ali saat menjadi keynoote speech dalam Seminar 'Revitalisasi Sufi untuk Perdamaian Dunia,' dalam rangka Harlah NU ke-85 yang digelar di Surabaya, Sabtu malam, (2/7).
Asad menambahkan, NU berkepentingan menjaga keseimbangan sosial agar proses perbaikan bangsa terus berlangsung secara damai. Karena menurut mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara ini, pendekatan materi cenderung makin memanaskan situasi nasional.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 20:09
Selasa, 28 April 2026 | 20:06
Selasa, 28 April 2026 | 20:02
Selasa, 28 April 2026 | 20:01
Selasa, 28 April 2026 | 19:59
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:44
Selasa, 28 April 2026 | 19:42
Selasa, 28 April 2026 | 19:34