ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk kesekian kalinya menyalahgunakan fatwa bila memang akhirnya memfatwakan haram bagi orang mampu untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubisidi.
"Fatwa MUI itu kan hanya berlaku bagi umat Islam. Sedangkan kebijakan subsidi BBM itu untuk semua rakyat miskin, tanpa dilihat agamanya apa. Jadi fatwa MUI jaka sembung, alias tidak nyambung," kata peneliti senior The Indonesian Institute, Abdurrohim Ghazali, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 30/6).
Rohim mengingatkan, kebijakan subsidi BBM itu merupakan puncak gunung es dari ketidakbecusan pemerintah mengolah dan mendistribusikan sumberdaya alam, khususnya BBM.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 20:09
Selasa, 28 April 2026 | 20:06
Selasa, 28 April 2026 | 20:02
Selasa, 28 April 2026 | 20:01
Selasa, 28 April 2026 | 19:59
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:44
Selasa, 28 April 2026 | 19:42
Selasa, 28 April 2026 | 19:34