Berita

jokowi/ist

Walikota Solo: Orang Bodoh Kok Jadi Gubernur DKI Jakarta

SELASA, 28 JUNI 2011 | 17:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tahun depan, warga Jakarta akan memilih Gubernur baru. Sampai saat ini belum ada partai yang memutuskan akan mengusung siapa, termasuk PDI Perjuangan.

Saat ini setidaknya ada tiga nama yang disebut-sebut bakal didukung partai berlambang kepala banteng moncong putih itu. Yaitu anggota DPRD DKI Jakarta Boy Sadikin, Wakil Walikota Tangerang Rano Karno, dan Walikota Solo Joko Widodo.

Betulkah Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi ini siap menuju Jakarta 1 menggeser Fauzi Bowo?


"Nggak ada. Hahahaha. Saya itu orang bodoh. Saya kan tadi sudah ngomong, saya itu orang bodoh. Mestinya saya mengukur diri. Kalau saya bisa bermanfaat, kenapa tidak. Kalkulasi dan hitung-hitungan saya, saya masuk kategori nggak pintar, gimana mau menyelesaikan masalah," katanya merendah kepada Rakyat Merdeka Online.

Jokowi menyampaikan hal itu saat ditemui di sela-sela acara peresmian Pusat Studi dan Pendampingan Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Aula Universitas Sebelas Maret, Solo, oleh Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, (Selasa siang, 29/6).

Dia menyebut dirinya bodoh karena sebelumnya dimintai tanggapan atas pernyataan keras Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, yang menyebutnya Walikota bodoh. Saat itu, dia menjawab dengan merendah, bahwa dirinya memang bodoh.

Cemoohan Gubernur Bibit Waluyo kepada Jokowi, seperti diberitakan media massa di Jawa Tengah kemarin (Senin, 28/6), dilatarbelakangi sikap Jokowi yang menentang kebijakan Gubernur dalam rencana pembangunan mal di tanah eks bangunan Pabrik Es Saripetojo di Solo.

Pemkot Solo menolak pembangunan tersebut mengingat Saripetojo masuk dalam Benda Cagar Budaya (BCB) yang perlu dilestarikan. Diakui Jokowi, Pemprov Jateng berhak atas tanah itu karena berstatus milik Pemprov. Tapi dia menolak kalau yang dibangun disana pusat perbelanjaan modern. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya