sb yudhoyono/ist
sb yudhoyono/ist
RMOL. Sebagai Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono memang harus konsentrasi penuh untuk menjalankan pemerintahan dan melaksanakan semua janji-janjinya. Apalagi, saat ini kinerja pemerintahannya sedang mendapat sorotan. Karena itulah, tuntutan sebagian kalangan agar SBY sebaiknya meninggalkan jabatan di Demokrat supaya konsen dalam menjalankan roda pemerintahan mendapatkan basis legitimasinya.
Demikian dikatakan pengamat politik dari The Indonesian Institute Abdurrohim Ghazali kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 27/6).
"Cuman menurut saya, dia tidak akan meninggalkan partai. Partai itu kan ibaratnya tangga. Partai Demokrat ini posisinya beda dengan partai lain. Beda dengan posisi Hatta (Rajasa) di PAN, posisi Ical (Aburizal Bakrie) di Golkar. Dia (Partai Demokrat) benar-benar merupakan tangga. Kalau dia (SBY) lempar tangganya, dia bisa jatuh itu," katanya.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 20:09
Selasa, 28 April 2026 | 20:06
Selasa, 28 April 2026 | 20:02
Selasa, 28 April 2026 | 20:01
Selasa, 28 April 2026 | 19:59
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:44
Selasa, 28 April 2026 | 19:42
Selasa, 28 April 2026 | 19:34