Berita

Abdurrohim Ghazali/ist

Demokrat Buat Survei Tandingan atau Dorong SBY Copot Menteri yang Tak Becus

SENIN, 27 JUNI 2011 | 09:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Demokrat tidak bisa lempar tanggungjawab kepada menteri-menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II yang berasal dari partai politik penyebab kepuasan publik kepada pemerintahan SBY menurun, berdasarkan hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia.

"Pemerintahan ini kan dipimpin SBY. Menteri-menteri bisa bertanggungjawab juga. Tapi tetap karena pemerintahan dipimpin seorang Presiden (Presiden yang bertanggungjawab). Karena kita kan menggunakan sistem presidensial," ujar pengamat politik dari The Indonesian Institute Abdurrohim Ghazali kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 27/6).

Kalau menganggap bahwa menteri-menteri dari partai politik itu menyumbang ketidakpuasan masyarakat atas kepemimpinan SBY, sebaiknya Demokrat mendorong SBY untuk mencopot menteri yang tidak becus tersebut.


"Bisa seperti itu. Dan sebenarnya yang paling elegan menanggapi hasil polling memang harus dengan kerja. Itu respon yang paling baik. Tapi kalau kritik soal mekanisme dan ketentuan yang ada di dalam polling itu, dia bikin polling baru saja," demikian Rohim.

Sebelumnya, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan meminta LSI juga mensurvei kinerja menteri-menteri yang berasal dari partai politik.

"Misal tanya tingkat kepuasan publik pada kasus hukum dan hubungan dengan PAN, komunikasi dan pertanian dengan PKS, industri dengan Golkar, dan lain-lain. Saat ini kan kekuasaan pemerintah tersebar. Jadi LSI harus belajar ilmu Tata Negara lagi, bukan sekedar survei," kata Ramadhan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya