Berita

Bisa Berantakan kalau SBY Tinggalkan Demokrat

SENIN, 27 JUNI 2011 | 08:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan sebagian kalangan menanggalkan jabatan Ketua Dewan Pembina agar konsen menjalankan roda pemerintahan.

Selain itu juga agar bisa memberi contoh kepada para menteri yang masih menjabat sebagai ketua umum partai politik.

Sejauh ini ada tiga menteri yang menjabat ketua umum partai. Ketua Umum PAN Hatta Rajasa menjabat Menteri Koordinator Perekonomian; Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi; dan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali menduduki kursi Menteri Agama.


Tapi menurut pengamat politik M Qodari hal itu sukar untuk dilakukan. Karena jabatan di pemerintahan adalah jabatan politis.

"Belum bisa. Bisa berantakan sistem politik kita. Karena pertama, jabatannya memang jabatan politik. Kedua ikatan yang dekat sekali antara Demokrat dan figur Pak SBY. Berantakan nanti formulasi politiknya," katanya kepada Rakyat Merdeka Online kemarin petang.

Selain itu, katanya, dengan SBY masih menjabat sebagai ketua dewam pembina, konstelasi politik susah dikendalikan. Apalagi kalau SBY sudah tidak jadi ketua dewan pembina, tentu partai-partai politik mudah untuk mengoyangnya. Makanya, SBY tak akan meninggalkan jabatan tersebut.

"Ya (tidak akan tinggal jabatan itu). Dia nggak punya pegangan lagi nanti, susah dia," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya