marty natalegawa/ist
marty natalegawa/ist
RMOL. Menteri Luar Negeri Marty Natalagawa disesalkan banyak kalangan karena telah melakukan kebohongan publik.
Hal ini terkait bantahan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia atas pernyataan Menteri Marty dalam jumpa pers bersama Presiden SBY bahwa kerajaan Arab Saudi telah meminta maaf dan mengaku lalai, karena tidak memberitahu pemerintah Indonesia waktu eksekusi hukuman mati terhadap Ruyati, TKI asal Bekasi.
"Pertama kita sendiri tidak tahu kenapa kok Marty itu tiba-tiba menyimpulkan bahwa Dubes Arab itu menyampaikan maaf, dalam konteks apa. Tapi setelah kita mendengar langsung bahwa Dubes Arab tidak menyampaikan permintaan maaf baik secara pribadi maupun atas nama raja, tapi Marty mengatakan yang bersangkutan telah meminta maaf. Itu bagi kita yang disesalkan," kata anggota Komisi Hubungan Luar Negeri DPR Tantowi Yahya kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 20:09
Selasa, 28 April 2026 | 20:06
Selasa, 28 April 2026 | 20:02
Selasa, 28 April 2026 | 20:01
Selasa, 28 April 2026 | 19:59
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:44
Selasa, 28 April 2026 | 19:42
Selasa, 28 April 2026 | 19:34