Berita

marty natalegawa/ist

Mitra Kerja Yakin Menteri Marty Berbohong

MINGGU, 26 JUNI 2011 | 09:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Menteri Luar Negeri Marty Natalagawa disesalkan banyak kalangan karena telah melakukan kebohongan publik.

Hal ini terkait bantahan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia atas pernyataan Menteri Marty dalam jumpa pers bersama Presiden SBY bahwa kerajaan Arab Saudi telah meminta maaf dan mengaku lalai, karena tidak memberitahu pemerintah Indonesia waktu eksekusi hukuman mati terhadap Ruyati, TKI asal Bekasi.

"Pertama kita sendiri tidak tahu kenapa kok Marty itu tiba-tiba menyimpulkan bahwa Dubes Arab itu menyampaikan maaf, dalam konteks apa. Tapi setelah kita mendengar langsung bahwa Dubes Arab tidak menyampaikan permintaan maaf baik secara pribadi maupun atas nama raja, tapi Marty mengatakan yang bersangkutan telah meminta maaf. Itu bagi kita yang disesalkan," kata anggota Komisi Hubungan Luar Negeri DPR Tantowi Yahya kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam.


Tantowi mengatakan hal tersebut di sela acara Gathering Cinta Jakarta di Bumi Harum Manis, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Acara yang dihadiri ratusan mahasiswa dan pelajar ini, Tantowi menyerahkan hadiah dan penghargaan bagi para pemenang lomba fotografer dan penulisan essay tentang Jakarta yang digelar Gerakan Cinta Jakarta.

"Jelas itu satu kebohongan publik. Itu sangat kita sesalkan. Kenapa Menteri kita harus menutup-nutupi koleganya. Kalau memang misalnya yang bersangkutan itu tidak menyatakan permohonan maaf, ya sudah. Memang ternyata sikap pemerintah Arab Saudi seperti itu. Kenapa menteri kita sampai melakukan upaya cover. Seolah-olah ingin menutupi (sesuatu)," kata inisiator Gerakan Cinta Jakarta ini.

Politikus Golkar ini telah mempertanyakan tudingan bohong tersebut kepada Wakil Menteri Luar Negeri, Triyono Wibowo. Tapi, Wakil Marty itu, kata Tantowi, masih akan mencari tahu dulu kenapa Menteri Marty sampai dituduh berbohong.

Meski begitu, Tantowi yakin, Marty memang berbohong. Karena hingga saat ini Marty sama sekali tidak melakukan klarifikasi atas tuduhan Sang Dubes Arab Saudi tersebut.

"Selama Marty tidak melakukan klarifikasi, kita anggap itu sebagai sebuah kebenaran, benar dia telah melakukan kebohongan publik. Harusnya dia buru-buru dong klarifikasi, bila perlu didatangi itu Dubes Arab. Tapi kan sampai sekarang dia diam saja," tandas Tantowi, yang jadi mitra kerja Marty di DPR. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya