sby/ist
sby/ist
RMOL. Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas hukuman pancung yang diterima Ruyati, TKI asal Bekasi, di Arab Saudi dari sisi retorika sangat baik, namun jauh dari substansi.
"Seharusnya sebagai kepala negara, Presiden segera bereaksi keras saat mendengar ada warganya yang dihukum mati di negara tanpa pemberitahuan," tegas Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo petang ini (Kamis, 23/6).
Soal pengajuan protes keras kepada pemerintah Arab Saudi karena tak memberitahukan waktu pelaksanaan hukuman mati Ruyati dinilai belum cukup. Menurut anggota Komisi III DPR ini, sikap lebih tegas juga harus ditunjukan SBY kepada pemerintahan Arab Saudi. SBY harus berani mengajukan gugatan hukum.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 20:09
Selasa, 28 April 2026 | 20:06
Selasa, 28 April 2026 | 20:02
Selasa, 28 April 2026 | 20:01
Selasa, 28 April 2026 | 19:59
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:44
Selasa, 28 April 2026 | 19:42
Selasa, 28 April 2026 | 19:34