Helmy Faisal Zaini
Helmy Faisal Zaini
RMOL. Dana alokasi umum dan dana alokasi khusus tidak mampu secara efektif mengangkat daerah tertinggal bukan disebabkan skim dana perimbangan ini tidak pas secara konseptual.
DAU dan DAK tidak mampu mengangkat daerah tertinggal karena praktek penetapan besaran DAU dan DAK yang tidak sebagaimana mestinya. Proses lobby besaran DAU dan DAK yang dilakukan Pemerintah Daerah bersama dengan anggota DPR dan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuanganlah yang mengganggu distribusi dana perimbangan sesuai dengan formulasi yang telah ditetapkan.
Hal itu dikatakan ekonom Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 16/6).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 20:09
Selasa, 28 April 2026 | 20:06
Selasa, 28 April 2026 | 20:02
Selasa, 28 April 2026 | 20:01
Selasa, 28 April 2026 | 19:59
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:47
Selasa, 28 April 2026 | 19:44
Selasa, 28 April 2026 | 19:42
Selasa, 28 April 2026 | 19:34