Berita

ilustrasi/ist

Gawat, Tinggal 11,7 Persen Pemuda Islam yang Paham Al Quran

SELASA, 14 JUNI 2011 | 15:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Goethe-Institute bekerja sama dengan The Friedrich Naumann Foundation for Freedom serta Lembaga Survei Indonesia menggelar survei untuk membaca bagaimana kecenderungan dan pemikiran anak muda muslim Indonesia tentang isu-isu keislaman.

Survei yang digelar pada 18 November-26 November 2010 ini digelar semua provinsi di seluruh Indonesia yang melibatkan 1.496 kaum muda muslim Indonesia. Berikut hasil survei itu yang diterima Rakyat Merdeka Online melalui keterangan pers sesaat lalu (Selasa, 14/6).

Sebanyak 47,5 persen dari anak muda yang disurvei mengaku sebagai orang muslim baru warga negara Indonesia. Sedangkan 40,8 persen menyatakan sebaliknya. Sementara itu, lebih dari 90 persen responden mengatakan bahwa kepercayaan kepada Tuhan adalah sesuatu yang penting. Sedangkan lebih dari 60 persen menekankan pentingnya untuk menjadi orang Muslim.


Dari 1,496 kaum muda muslim Indonesia itu, 96,2 persen menolak seks sebelum menikah; 88,7 persen menolak mengonsumsi alkohol; dan 99,2 persen menolak mengonsumsi bahan psikotropika yang halus.

Di sisi lain, hanya 13,5 persen dari kaum muda muslim setuju dengan poligami. Lebih banyak perempuan muda menolak poligami dibandingkan laki-laki muda.

Ketika menjalani ibadah agama, kaum muda muslim tidak begitu taat dalam menjalaninya. Hal ini terlihat dari hanya 28,7 persen dari para responden yang mengatakan selalu shalat lima waktu setiap hari,; dan 59,6 persen selalu berpuasa pada bulan suci Ramadan.

Nah, untuk soal pemahaman terhadap kitab suci Al Quran, hanya 11,7 persen yang mengaku memahami sebagian besar surah-surah dari Al Qu’ran.

Hasil survei ini juga mendedahkan fakta bahwa secara keseluruhan, kaum muda yang mengikuti jajak pendapat ini lebih cenderung menjalani ibadah agama bila ada unsur kontrol sosial. Terakhir soal identitas keberagamanaan, responden wanita  lebih menekankan identitas keislaman dan menjalani kewajiban agama dibandingkan responden laki-laki. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya