Berita

Sutan Bhatoegana/ist

KLB DEMOKRAT

Sutan Bhatoegana: Kami Kompak!

SELASA, 14 JUNI 2011 | 11:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kasus korupsi dan suap yang diduga dilakukan mantan Bendahara Umum Demokrat  Muhammad Nazaruddin dijadikan peluru ketiga oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah belah Partai Demokrat. Isu kongres luar biasa pun menyeruak.

"Ketiga adanya kasus sekarang ini (kasus Nazaruddin). Dihembuskanlah seolah-olah Demokrat pecah karena Bendum terkena (kasus)," kata Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana kepada Rakyat Merdeka Online, (Selasa, 14/6).

Sedangkan dua isu lain yang dijadikan untuk memojokkan Demokrat adalah dugaan pemalsuan dokumen Mahkamah Konstitusi oleh Andi Nurpati dan kasus-kasus korupsi yang melibatkan beberapa kader Demokrat.


Demokrat dikatakan pecah, kata Sutan, karena Nazaruddin adalah pendukung Anas Urbaningrum pada saat kongres Demokrat di Bandung. Padahal, kata Sutan, tak hanya pendukung Anas, pendukung dua kompetitor lain saat Kongres juga masuk dalam kepengurusan Anas.

"Pak Ibas (Edhi Baskoro Yudhoyono, Sekjen Demokrat) itu kan mendukung Pak Andi (Mallarangeng). Pak Max Sopacua (Wakil Ketua Umum Demokrat) pendukung Marzuki Alie," bebernya.

Kata Sutan, mana ada sejarahnya kepengurusan sebuah partai politik merangkul semua faksi pada saat kongres, kecuali Demokrat. Kata Sutan hal ini berbeda dengan partai lain, yang kalau kalah menjadi ketua umum langsung mendirikan partai atau keluar bergabung dengan partai lain. Tapi hal ini tetap saja dijadikan isu untuk mengkerdilkan Demokrat.

"Jadi ada yang tidak legowo (terhadap keberadaan Demokrat). Dibuatlah demo (anti Demokrat) macam-macam. Biar saja orang itu demo itu. Kita kan tahulah siapa yang bayar. Sekarang kan banyak PT Demo," katanya berkelakar.

Sutan memastikan Demokrat tetap kompak. Pada Juli mendatang, Demokrat akan menunjukkan ke publik tentang kekompakan Demokrat. Demokrat akan menggelar acara silaturrahmi dan rapat koordinasi nasional Demokrat. "Kita kompak, termasuk di daerah. Coba tunjukkan DPD mana yang pecah. Yakinlah badai ini pasti berlalu," katanya mantap. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya