Berita

timur pradopo/ist

Kapolri Pastikan Enam Terduga Teroris Mau Racuni Polisi

SENIN, 13 JUNI 2011 | 10:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Enam terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Anti Teror diduga sedang merencanakan akan menyebarkan racun sianida ke kantin kantor Polsek, Polres, dan kantin Polda Metro Jaya.  

"Sementara memang demikian hasil pemeriksaan tersangka yang enam. Itu sudah kita amankan," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, (Senin, 13/6).

Kepolisian masih akan mengembangkan penangkapan enam terduga teroris tersebut. Kapolri berjanji akan menginformasikan kepada media dan masyarakat tentang hasil pengembangan itu.


"Tapi insya Allah kalau kita bisa antisipasi lebih cepat, kita antisipasi lebih cepat. Sehingga lebih pada langkah-langkah penindakan," tandasnya.

Keenam tersangka itu ditangkap Densus 88 mulai Jumat (10/6) lalu hingga Minggu dini hari di beberapa tempat di Jakarta, dan kebanyakan di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Keenam terduga teroris tersebut adalah Santhanam (30), ditangkap di Utan Panjang III RT 12 RW 06, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat; Wartoyo (34), ditangkap di Jalan Trikora RT 05/05, Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat; dan Jumarto alias Qomarudin, alamat tinggal KTP di Kramat Batu Dalam No 1 RT 10/08 Gandaria Selatan, ditangkap di kontrakannya di Panca III Sumurbatu, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sedangkan tiga lainnya adalah Umar (25), ditangkap di kontrakannya di Jalan Kramat Pulo Raya, Ruko Senen Lantai V, Perkantoran Central Kramat Pulo No B26, Kemayoran, Jakarta Pusat; Paimin (34), ditangkap di kontrakannya di Serdang Baru I RT 09 RW 04, Kemayoran, Jakarta Pusat; dan Budi Supriyadi (33), ditangkap di Bendungan Jago RT 17/02, Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Penangkapan ini berdasarkan pengakuan kelompok Poso yang menembak polisi beberapa waktu lalu. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya