Berita

Ruhut Sitompul

NAZARUDDIN MANGKIR

Ruhut Sitompul Ditertawakan Jubir KPK

SENIN, 13 JUNI 2011 | 07:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi SP menjelaskan bahwa Muhammad Nazaruddin dipanggil dalam kasus dugaan korupsi pengadaan dan revitalisasi sarana dan prasana di Ditjen Ditjen Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Diknas tahun 2007, bukan sebagai saksi.

"Kalau di Diknas itu masih penyelidikan bos. Beluma ada tersangka, masih penyelidikan. Dia nggak ada status, orang yang dimintai keterangan gitu aja," ujar Johan kepada Rakyat Merdeka Onlie pagi ini (Senin, 13/6).

Karena itu Johan sedikit tertawa saat dimintai tanggapan atas tudingan Ruhut Sitompul, politikus Partai Demokrat. Pada Jumat lalu, Ruhut mempertanyakan dasar pemanggilan KPK terhadap Nazarudin. Padahal kasus di Diknas terjadi tahun 2007. KPK pun dituding Ruhut tidak profesional dan ikut memperjelek citra Partai Demorat.


"Apa indikasinya? Loh orang usut kasus itu kan setelah terjadi dong. Kan ada kasus travel cek yang (terjadi) tahun  2004 itu, baru kita usut sekrang. Kenapa Ruhut tidak ngomong (mempermasalahkan) begitu," jelasnya.

Johan menjelaskan, 2007 itu adalah tahun pelaksanaan proyek di Diknas tersebut. Dan KPK mendapat laporan bahwa diduga terjadi penyimpangan pada bulan Maret 2011 dan sejak itu dilakukan penyelidikan. Karena itu dia membantah, KPK mengendapkan kasus itu dan mengungkitnya pada saat Nazaruddin dan Demokrat mendapat sorotan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya