Berita

SUAP SESMENPORA

Demokrat: Sekarang Bola Ada di Tangan KPK

JUMAT, 10 JUNI 2011 | 09:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Demokrat tidak tidak berhak memaksa Mantan Bendahara Umum Muhammad Nazaruddin memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus pengadaan sarana dan prasarana di Kementerian Pendidikan Nasional.

Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana, salah seorang yang ikut ke Singapura pekan lalu untuk menemui Nazaruddin, mengatakan, partainya hanya bisa melakukan imbauan moral meminta Nazaruddin segera kembali. Dan hal itu, kata Sutan, sudah dipastikan Nazaruddin sendiri bahwa dirinya akan segera kembali setelah sembuh.

Demikian dikatakan Sutan kepada kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 10/6).


"Kita kan tidak bisa (paksa Nazaruddin pulang). Bayangkan saja, kalau di Jakarta saja apa bisa Demokrat memaksa (Nazaruddin) datang ke KPK. Kan nggak bisa. Itu bisa melanggar hukum. Karena tugas aparat dan KPK yang bisa berbuat demikian. Jadi kan punya fungsi masing-masing," kata Sutan, yang juga anggota Komisi VII DPR ini.

Sutan kembali mengatakan dari segi imbauan moral, Partai Demokrat sudah melakukannya. Selanjutnya Demokrat mengharapkan KPK lah yang mengambil langkah-langkah apakah Nazaruddin harus dipulangkan ke Tanah Air.

"Bola sekarang ada sama KPK. KPK sudah dikasih kewenangan. Makanya KPK kita dorong," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya